Profil Timnas Republik Ceko untuk Euro 2016

Profil Timnas Republik Ceko untuk Euro 2016Profil Timnas Republik Ceko untuk Euro 2016 – Pada tahun 2013 Pavel Vrba ditunjukkan untuk mengisi posisi pelatih ketika Federasi bola Ceko menemukan klausa obral pada situasi Viktoria Plzen. Pada waktu itu pelatih telah memenangkan dua liga dan emat penghargaan untuk pelatih paling sukses pada than itu. Dia kemudian menambahkan penghargaan kelima pada saat ini memasuki tahun pertama di permainan bola internasional. Gay bertanding all out mereka dikembangkan sendiri oleh pelatih in dalam tim Zilina yang mengantarkannya pada kemenangan kejuaraan Slovakia di tahun 2007. Musim tersebut adalah musim yang penuh gol dan ini merupakan titel pertama dalam sejarah 100 persepakbolaan mereka.

Profil Timnas Republik Ceko untuk Euro 2016

Titel tersebut dipersembahkan ke Viktoria dimana dari titik itu dia juga menyumbangkan rasa humor pada negaranya karena kecenderungannya yang humoris dan mengembangkan dunia hiburan dengan berbagai metode yang menyenangkan. Karel Bruckner berhasil disuruhnya pulang ke kampung halaman pada awal karirnya. Pemain ini berjasa mengantarkan Ceko sampai semifinal pada kejuaraan Euro 2004, pemain ini disuruh pulang sebagai pengamat dan penasehat untuk mempercepat pertumbuhan timnya. Ini merupakan kapasitas yang nantinya akan Bruckner dapatkan di Prancis pada usia 76. Tim ini memenangkan grup A dengan selisih 2 poin melawan Islandia yang kalah melawan Turki di kandang dan kekalahan tandang di Reykjavik.

Vaclav Piler berhasil mendapatkan kemenangan pada waktu injury time melawan Belanda di Praha dan menempatkan mereka pada jalur yang benar untuk membuat enam kemenangan selanjutnya. Pada 10 pertandingan Petr Cech tidak berhasil menjaga gawangnya tanpa kebobolan dan karena hal ini menjadi jelas bahwa terdapat kelemahan di bidang pertahanan sehingga penyerangan yang lancar menjadi prioritas. Usaha mempertajam serangan tentu saja akan cukup sulit. Pada tahun 1976 mereka sempat mendapatkan kemenangan di Euro sebelum terjadi pemisahan antara Ceko dan Slovakia. Pada saat itu anak dari Praha, Antonin Panenka berhasil membuat sebuah tendangan penalti spektakuler yang sampai saat ini tetap disebut selama bertahun-tahun.

Tendangan bersejarah ini telah mengalahkan Jerman Barat pada pertandingan ini. Tendangan penalti lainnya juga menempatkan Republik Ceko pada pertandingan final pada kejuaraan Euro tahun 96. Pada masa ini German mendapatkan kesempatan untuk membalas Oliver Bierhoff. Mungkin tampak seperti pembayaran untuk prestasi Panenka mereka berusaha untuk tampil sangat baik pada Euro tahun 2004. Mereka berhasil memenangkan pertandingan untuk ketiga grup. Bersama Denmark mereka masuk ke perempat final dan berhasil diusir oleh silver goal Yunani. Selama 11 tahun permainan FIFA dengan penentuan hasil akhir Sudden Death Republik Ceko merupakan satu-satunya tim yang kalah karena kedua metode tersebut. Petr Cech tentu saja pemain bola terkenal di Ceko.

Pada 10 tahun perkembangannya menjadi pemain Ceko terbaik selama 7 kali. Perpindahannya dari Chelsea ke Arsenal merupakan sesuatu yang dinantikan setelah kemenangan ketujuh sebagai pemain terbaik di Ceko. Dalam Liga Premier dial telah membuat pengamanan lebih banyak dari pada kiper lain yang berdiri di belakang pertahanan Ceko. Dengan kondisi seperti ini jelas Arsenal akan sangat membutuhkan skill seperti ini terutama ketika mereka mengunakan strategi penyerangan terbuka seperti yang bisa mereka lakukan. Fans Chelsea tentu saja masih mengingat seroang pemain sayap kiri yang berasal dari Spar Prague. Ladislav Krejci pernah bermain di Liga Eropa pada ronde ke 32 yang berujung seri dan dilanjutkan pada tahapan knock out.

Dia memberikan masalah pada Cesar Azpilicueta dengan mengaplikasikan kecepatan yang dia miliki. Kecepatan ini juga mendapatkan dukungan dari pergerakan yang seimbang. Pada saat ini dia akan digunakan sebagai bantuan untuk pencetak gol baik dalam klubnya pada saat ini ataupun peran di timnas. Vrba memberikan instruksi untuk memperlebar pertahanan tim dengan kemampuannya sehingga bisa dikatakan dia mungkin akan ditempatkan pada posisi sweeper. Newcastle telah berkali-kali mencoba mengajak pemain ini untuk memasuki klub tersebut namun dia malah lebih memilih untuk bermain di Florian Thauvin. Karirnya di klub itu baru dimulai pada musim panas tahun lalu jadi masih terbuka peluang baginya untuk berubah pikiran dan berpindah ke klub lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *